SIMPOSIUM - ANWAR

WADAH BERKARYA, BERBAGI, BEROPINI, DAN DISKUSI PARA ANWAR


kopi tubruk

kopi tubruk

Admin

Popular Posts

Waktu Sholat

Cuap - Cuap


Category List

abg (1) cewek (1) gadis (1) HIKMAH (1) hot (1) jokes (1) kesehatan (2) mesum (1) minuman (1) musik (1) MUTIARA KATA (1) NASEHAT (1) OPINI (1) panas (1) seks (1) TABIR (1)

Blog Archive


Anda tidak perlu ragu. Pendapat sayalah yang paling benar di atas dunia ini. Apalagi di internet. Apa buktinya pendapat saya paling benar? Tidak sulit mencari buktinya.

Pertama:
Asal ada tulisan di dunia maya ini akan saya kritik habis-habisan. Saya tidak peduli apakah tulisan itu menarik, meyakinkan dan sebagainya. Pokoknya asal ada tulisan tetap akan saya kritik. Soal berbobot atau tidak itu soal kedua. Yang penting asal menulis komentar, komentar saya tetap komentar kritik.

Kedua:
Apakah saya tidak perlu memuji? Ah .. kuno! Memuji itu membuat saya tampak tidak berbobot. Orang akan menganggap saya lemah. Tapi kalau saya mengkritik, orang akan takut dengan pendapat saya. Saya akan dihormati. Sehingga penulisnya akan gentar kalau saya yang berkomentar.

Ketiga:
Lalu apa tujuan saya dengan selalu mengkritik? Ya supaya orang tahu saya ini hebat. Kritis. Punya wawasan yang luas. Orang akan berpikir bahwa saya punya banyak referensi. Sulit dipatahkan. Ya singkatnya saya akan dianggap intelek.

Keempat:
Apakah saya tidak takut dinilai orang tidak punya etika? Tidak. Orang yang punya etika itu kan orang lemah. Orang yang membungkuk-bungkuk agar dihormati orang. Itu tidak ada dalam kamus saya.

Kelima:
Tapi saya kan orang beriman? Ah… ini soal mempertahankan pendapat Bung. Jangan sampai mengaku kalah. Jika sudah hampir kalah, cari argumen lain sehingga penulisnya jadi keteter. Kalau argumen penulisnya kuat, cari kelemahannya. Misalnya kritik pribadinya. Kalau saya langsung tembak saja. Saya tulis saja tulisannya tidak berbobot.

Keeam:
Kalau dia masih bisa bertahan? Ya saya tambah dosisnya. Saya katakan penulisnya tidak konsisten. Ngaur. Asal tulis. Asal curhat soal-soal yang tidak bermutu. Kalau saya katakan tulisannya tidak bermutu akibatnya saya kan jadi tampak bermutu.

Ketujuh:
Masih ada bukti yang lain bro? Ada masih banyak kok. Pokoknya jangan mau kalah. Itu kuncinya! Tujuan saya berkomentar kan untuk menjatuhkan penulisnya. Asal dia belum menyerah ya babat terus. Soal bagi berbagi ah.. tidak perlulah. Wong ilmu saya sudah banyak buat apa minta-minta ilmu lagi. Hah!

Hmm … begitu ya rahasianya. Pantas goblok! "ABHIEM"

Leave a Reply